Waspada Campak, Dinkes Kota Bima Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
Kamis (6/8/2026) — Dinas Kesehatan Kota Bima melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3PL), Program Imunisasi dan Surveilans, melaksanakan kegiatan penyelidikan epidemiologi (PE) terkait temuan kasus suspek campak di wilayah Kota Bima.
Penyelidikan epidemiologi ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap adanya laporan kasus suspek campak, guna memastikan kebenaran diagnosis, mengetahui sumber penularan, serta mencegah penyebaran penyakit lebih luas di tengah masyarakat. Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebar dengan cepat melalui droplet pernapasan, sehingga penanganan dini menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB).
Dalam kegiatan ini, tim Imunisasi dan Surveilans Dinas Kesehatan Kota Bima melakukan sejumlah langkah, di antaranya penelusuran riwayat kontak pasien suspek, pengambilan data epidemiologis, serta pemantauan terhadap kondisi kesehatan orang-orang di sekitar pasien yang berpotensi tertular. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan status imunisasi campak pada pasien maupun lingkungan sekitarnya, mengingat imunisasi merupakan salah satu langkah pencegahan paling efektif terhadap penyakit ini.
Hasil dari penyelidikan epidemiologi ini akan menjadi dasar bagi Dinas Kesehatan Kota Bima dalam menentukan langkah tindak lanjut, termasuk perlunya dilakukan respons cepat seperti pemberian imunisasi tambahan (outbreak response immunization) apabila diperlukan, guna mencegah perluasan penyebaran kasus di masyarakat.
Dinas Kesehatan Kota Bima mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, ruam kemerahan pada kulit, disertai batuk, pilek, atau mata merah, serta melengkapi status imunisasi campak pada anak sesuai jadwal yang dianjurkan sebagai upaya pencegahan.