Dinas Kesehatan Kota Bima Gelar Pendampingan Penyusunan Risk Register Risiko Sasaran Strategis OPD Bersama Inspektorat
Kota Bima — Dinas Kesehatan Kota Bima melalui Subbagian Perencanaan dan Keuangan menggelar kegiatan pendampingan penyusunan risk register risiko sasaran strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (28/7/2026), bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Bima. Kegiatan ini menghadirkan pendampingan langsung dari Inspektorat Kota Bima selaku unsur pengawasan internal pemerintah daerah.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan staf perencanaan di lingkup Dinas Kesehatan Kota Bima, sebagai bagian dari upaya memperkuat penerapan manajemen risiko dalam pencapaian sasaran strategis organisasi. Melalui pendampingan ini, Inspektorat memberikan arahan teknis mengenai tahapan identifikasi, analisis, hingga penyusunan dokumen risk register yang sesuai dengan pedoman manajemen risiko pemerintah daerah.
Dalam pemaparannya, tim dari Inspektorat menekankan pentingnya setiap OPD memiliki pemetaan risiko yang jelas dan terukur terhadap pencapaian sasaran strategis, mengingat manajemen risiko merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Identifikasi risiko yang tepat diharapkan dapat membantu OPD dalam mengantisipasi hambatan, merumuskan langkah mitigasi, serta meningkatkan akuntabilitas kinerja secara keseluruhan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta secara aktif melakukan diskusi dan simulasi penyusunan risk register bersama tim pendamping, mulai dari identifikasi risiko pada masing-masing sasaran strategis, penentuan tingkat kemungkinan dan dampak risiko, hingga perumusan rencana tindak pengendalian. Pendekatan partisipatif ini bertujuan agar dokumen risk register yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil dan kebutuhan Dinas Kesehatan Kota Bima.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kota Bima dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya dalam memperkuat sistem pengendalian internal dan manajemen risiko. Dengan tersusunnya risk register yang komprehensif, diharapkan pelaksanaan program dan kegiatan di lingkup Dinas Kesehatan dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan akuntabel dalam mendukung pencapaian visi misi daerah di bidang kesehatan.[IMH]